Matematika Diskrit

Pengantar Fungsi Barisan Algoritma

Barisan

Salah satu struktur diskrit yang banyak dibahas adalah barisan ( sequence), yaitu suatu daftar terurut. Sebagai contoh, daftar terurut $1,3,5,7,9, \cdots$ merupakan barisan.
Barisan adalah fungsi dengan domain integer tak negatif $\{0,1,2,3,\cdots\}$. Nilai fungsi ini di $n$ dituliskan dengan $a_n$. Selanjutnya $a_n$ dinamakan suku ke $n$. Barisan dengan suku-suku $a_n$ dituliskan $\{a_n\}$.
Pada seluruh pembahasan tentang barisan, notasi $\cdots$ berarti suku-suku $a_n$ diteruskan tanpa batas. Barisan pada definisi di atas juga dinamakan barisan tak hingga. Barisan $\{a_n\}$ dapat dituliskan sukunya dengan \[ a_1,a_2, a_3, \cdots.\] Suku $a_n$ kadang-kadang dinyatakan dalam bentuk rumus.

Contoh

Perhatikan barisan $\{a_n\}$ dengan suku ke $n$ dinyatakan dengan rumus \[ a_n=\frac{1}{n}.\] Di dalam barisan ini, $a_1=\frac{1}{1}=1, a_2=\frac{1}{2}, a_3=\frac{1}{3}$ dan seterusnya. Jadi jika dituliskan suku-sukunya maka barisan ini adalah \[ 1, \frac{1}{2}, \frac{1}{3}, \frac{1}{4}, \frac{1}{5}, \cdots \]
Barisan geometrik adalah barisan yang berbentuk \[ a,ar,ar^2,ar^3, \cdots, ar^n, \cdots\] dengan $a$ dan $r$ bilangan real. Bilangan $a$ dinamakan suku awal dan $r$ dinamakan rasio.

Contoh

Barisan $\{a_n\}$ dengan $a_n=\frac{3}{2^n}$ merupakan barisan geometrik dengan suku awal $a=3$ dan rasio $r=\frac{1}{2}$. Hal ini dapat dijelaskan dengan menuliskan kembali barisan ini menjadi \[ a_n=\frac{3}{2^n}=3\cdot \left(\frac{1}{2}\right)^n.\] Suku-suku barisan ini adalah \[ a_0=3, \quad a_1=\frac{3}{2},\quad a_2= \frac{3}{4}, \quad a_3=\frac{3}{8}, \quad a_4=\frac{3}{16}, \quad \cdots .\]

Contoh

Barisan $\{b_n\}$ dengan $b_n=(-1)^n$ dapat dituliskan \[ b_n=1\cdot (-1)^n,\] sehingga merupakan barisan geometrik dengan suku awal $a=1$ dan rasio $r=-1$. Barisan ini dapat dituliskan dengan \[ 1,-1,1,-1,1,-1, \cdots.\]

Contoh

Barisan $\{c_n\}$ dengan $c_n=2\cdot 3^n$ merupakan barisan geometri dengan suku awal $a=2$ dan rasio $r=3$. Barisan ini dapat dituliskan dengan \[ 2, 6, 18, 54, 162, \cdots.\]
Barisan aritmetika adalah barisan berbentuk \[ a, a+d, a+2d, a+3d, \cdots, a+nd, \cdots\] dengan $a$ dan $d$ bilangan real. Bilangan $a$ dinamakan suku awal dan $d$ dinamakan selisih atau beda.

Contoh

Barisan $\{s_n\}$ dengan $s_n=3+2n$ merupakan barisan aritmetik dengan suku awal $3$ dan beda $2$. Barisan ini dapat dituliskan \[ 3, 5, 7, 9, 11, 13, \cdots.\]

Contoh

Barisan $\{t_n\}$ dengan $t_n=5-n$ merupakan barisan aritmetik dengan suku awal $5$ dan beda $-1$, sebab $t_n=5-n=5+(-1)n$. Suku-suku barisan ini adalah \[ 5, 4,3,2,1,0,-1,-2,-3,\cdots.\]
Barisan yang sering digunakan dalam ilmu komputer adalah barisan berbentuk \[ a_1,a_2,a_3, \cdots, a_n,\] yakni barisan yang hanya memiliki berhingga suku. Barisan demikian dinamakan string. String juga dituliskan dengan \[ a_1a_2a_3\cdots a_n.\] Panjang string menyatakan banyaknya suku di dalam string. String yang tidak memiliki suku dinamakan string kosong dituliskan dengan $\lambda$. String kosong memiliki panjang nol. Di atas telah dicontohkan bahwa barisan dapat dituliskan dengan mendaftarkan beberapa suku awal dan dilanjutkan dengan bentuk umum suku ke $n$. Suku ke $n$ suatu barisan bisa tergantung pada suku-suku sebelumnya.

Relasi rekurensi

Relasi rekurensi barisan $\{a_n\}$ adalah suatu persamaan yang menyatakan $a_n$ di dalam satu atau lebih suku dari suku-suku sebelumnya. Suatu barisan dinamakan penyelesaian suatu relasi rekurensi jika suku-suku barisan tersebut memenuhi relasi rekurensi.

Contoh

Perhatikan barisan \[ 1, 4, 7, 10, 13, \cdots.\] Jika pada barisan ini $a_0=1$, maka suku ke $n$ barisan ini dapat dituliskan sebagai persamaan suku sebelumnya, yaitu \[ a_n=a_{n-1}+3,\qquad n=1,2,3,\cdots.\] Oleh karena itu $a_n=a_{n-1}+3$ merupakan relasi rekurensi barisan tersebut.

Contoh

Diketahui barisan $\{a_n\}$ memenuhi relasi rekurensi $a_n=a_{n-1}+5$ untuk $n=1,2,3,\cdots$. Jika $a_0=3$, carilah nilai $a_1,a_2$ dan $a_3$.

Penyelesaian

Dari relasi rekurensi $a_n=a_{n-1}+5$ diperoleh \[ \begin{array}{ll} a_1&=a_0+5=3+5=8\\ a_2&=a_1+5=8+5=13\\ a_3&=a_2+5=13+5=18. \end{array} \]
Contoh barisan dengan relasi rekurensi lebih dari satu suku adalah barisan berikut.
Barisan Fibonacci $\{a_n\}$ adalah barisan dengan suku-suku \[ \begin{array}{lll} a_0&=&0, \\ a_1&=&1 \\ a_n&=&a_{n-2}+a_{n-1}, \quad n=2,3,4,\cdots. \end{array} \]

Contoh

Carilah suku $a_n$ dengan $n=2,3,4,5$ pada barisan Fibonacci.

Penyelesaian

Dari relasi rekurensi barisan Fibonacci diperoleh \[ \begin{array}{ll} a_2&=a_0+a_1=0+1=1\\ a_3&=a_1+a_2=1+1=2\\ a_4&=a_2+a_3=1+2=3\\ a_5&=a_3+a_4=2+3=5. \end{array} \]
Suatu rumus dikatakan penyelesaian relasi rekurensi jika rumus tersebut merupakan bentuk umum suku ke $n$ barisan. Rumus ini dinamakan rumus tertutup.

Contoh

Diberikan relasi rekurensi $a_n=2a_{n-1}-a_{n-2}$ dengan $n=2,3,4,\cdots$. Tunjukkan bahwa barisan $\{a_n\}$ dengan $a_n=3n$ merupakan penyelesaian relasi rekurensi tersebut.

Penyelesaian

Karena $a_n=3n$, maka $a_{n-1}=3(n-1)$ dan $a_{n-2}=3(n-2)$. Oleh karena itu \[ \begin{array}{lll} 2a_{n-1}-a_{n-2}&=2\cdot 3(n-1)-3(n-2)\\ &=(6n-6)-(3n-6)=3n\\ &=a_n, \end{array} \] yang berarti $a_n=3n$ merupakan penyelesaian relasi rekurensi tersebut.

Contoh

Tunjukan bahwa barisan $\{a_n\}$ dengan $a_n=2(-4)^n+3$ merupakan penyelesaian relasi rekurensi $a_n=-3a_{n-1}+4a_{n-2}$.

Penyelesaian

Dari rumus $a_n=2(-4)^n+3$, diperoleh $a_{n-1}=2(-4)^{n-1}+3$ dan $a_{n-2}=2(-4)^{n-2}+3$. Oleh karena itu \[ \begin{array}{lll} - 3a_{n-1}+4a_{n-2}&=&-3(2(-4)^{n-1}+3)+4(2(-4)^{n-2}+3)\\ &=&-6(-4)^{n-1}-9+8(-4)^{n-2}+12\\ &=&(-4)^{n-2}[-6(-4)+8]+3\\ &=&(-4)^{n-2}\cdot 32+3\\ &=&(-4)^{n-2}\cdot (-4)^2 \cdot 2+3\\ &=&2(-4)^n+3\\ &=&=a_n. \end{array} \]
Dalam banyak hal barisan hanya dituliskan beberapa suku awalnya. Untuk suku berikutnya perlu dicari rumus umumnya.

Contoh

Carilah rumus untuk barisan berikut:

Penyelesaian

Suatu barisan bisa memiliki lebih dari satu rumus umum suku ke $n$. Rumus umum baisan di atas misalnya adalah

Deret

Notasi $\sum$ adalah notasi penjumlahan, dibaca "sigma" dengan definisi \[ \sum_{i=k}^{n} a_i = a_k+a_{k+1}+a_{k+2}+\cdots + a_n.\]

Contoh

Jika $a$ dan $r$ bilangan real dengan $r\neq 0$, maka \[ \sum_{i=0}^n ar^i= \begin{cases} \displaystyle \frac{ar^{n+1}-a}{r-1}, &\text{ jika } r\neq 1\\ (n+1)a, &\text{ jika } r=1. \end{cases} \]

Bukti

Dituliskan $S_n=\sum_{i=0}^n ar^i$ dengan $r \neq 1$. Jadi \[ \begin{array}{lll} S_n=\sum_{i=0}^n ar^i&=a+ar+ar^2+ar^3+\cdots+ar^n\\ rS_n=\sum_{i=0}^n ar^{i+1}&= ar+ar^2+ar^3+\cdots+ar^n+ar^{n+1} \end{array} \] Oleh karena itu \[ rS_n-S_n=ar^{n+1}-a\] atau dituliskan kembali menjadi \[ (r-1)S_n=ar^{n+1}-a.\] Selanjutnya dengan membagi kedua ruas dengan $r-1$ diperoleh $S_n=\frac{ar^{n+1}-a}{r-1}$. Untuk $r=1$, \begin{eqnarray*} S_n&=\sum_{i=0}^n ar^i=\sum_{i=0}^n a \cdot1^i=\sum_{i=0}^n a =\underbrace{a+a+\cdots+a}_{\mbox{(n+1) suku}}=(n+1)a. \end{eqnarray*}

Contoh

Carilah jumlah $\sum_{i=0}^{9} 3\cdot 2^i$.

Penyelesaian

Pada jumlahan tersebut $a=3$, $r=2$ dan $n=9$. Oleh karena itu \[ \sum_{i=0}^9 3\cdot 2^i =\frac{3\cdot 2^{9+1}-3}{2-1}=3\cdot 2^{10}-3=3\cdot 1024-3=3069. \]

Contoh

Carilah jumlah $\sum_{i=0}^{10} \frac{5}{2^i}$

Penyelesaian

Perhatikan bahwa $\sum_{i=0}^{10} \frac{5}{2^i}=\sum_{i=0}^{10} 5\cdot (\frac{1}{2})^i$, yakni $a=5$, $r=\frac{1}{2}$ dan $n=10$. Oleh karena itu \[ \sum_{i=0}^{10} \frac{5}{2^i} =\frac{5\cdot (\frac{1}{2})^{11}-5}{\frac{1}{2}-1}= \frac{5\cdot (\frac{1}{2})^{11}-5}{-\frac{1}{2}}=-5\cdot (\frac{1}{2})^{10}+10=-\frac{5}{1024}+10=\frac{10235}{1024}. \]
Jumlahan kadang-kadang juga dalam bentuk $\sum_{i=k}^n\sum_{j=l}^m a_ib_j$ yang dinamakan jumlahan ganda (double summation).

Contoh

Carilah $\sum_{i=1}^3\sum_{j=1}^4 ij$.

Penyelesaian

Untuk setiap $i=1,2,3$ dicari terlebih dahulu $\sum_{j=1}^4 ij$. Jadi Untuk $i=1$ \[ \sum_{j=1}^4 ij= \sum_{j=1}^4 j =1+2+3+4=10,\] Untuk $i=2$ \[ \sum_{j=1}^4 ij= \sum_{j=1}^4 2 j =2\cdot 1+ 2\cdot 2+ 2\cdot 3+2\cdot 4=20,\] Untuk $i=3$, \[ \sum_{j=1}^4 ij= \sum_{j=1}^4 3 j =3\cdot 1+ 3\cdot 2+ 3\cdot 3+3\cdot 4=30,\] Dengan demikian \[ \sum_{i=1}^3\sum_{j=1}^4 ij=10+20+30=60.\]