Statistika

Pengantar Deskriptip Teori Peluang Variabel Random Diskrit Variabel Random Kontinyu Teori Sampling Estimasi Uji Hipotesis Regresi Linear Sederhana Model Linear Umum Analisis Varian Tes Formatif

Variabel Random

Dalam suatu eksperimen random dapat terjadi peneliti tidak tertarik pada outcomenya tetapi barangkali lebih tertarik pada nilai numerik yang berkaitan dengan outcome tersebut. Misalnya dalam percobaan melontarkan tiga mata uang, mungkin peneliti lebih tertarik untuk mengamati banyaknya suatu sisi terjadi dari pada mengamati sisi apa saja yang menghadap ke atas.
Variabel random merupakan kuantitas yang berkaitan dengan peristiwa. Variabel random dituliskan dengan notasi $X$. Jika $c$ adalah peristiwa elementer, maka nilai variabel random $X$ di $c$ dituliskan $X(c)$. Jika nilai $X(c)$ adalah $x$ maka dituliskan $X(c)=x$.

Contoh 1

Dua koin dilontarkan satu kali. Ruang sampelnya adalah \[ S=\{aa,ag,ga,gg\}.\] Jika $X$ menyatakan banyaknya sisi $a$ terjadi, maka $X$ merupakan variabel random. Nilai variabel random pada setiap peristiwa elementer adalah: \[ X(gg)=0, \quad X(ag)=1\] \[X(ga)=1, \quad X(aa)=2.\]
Variabel random $X$ dinamakan diskrit jika nilai variabel random tersebut terhitung, yakni banyaknya nilai berhingga atau dapat dituliskan sebagai \[x_1, x_2, x_3, \cdots.\] Pada Contoh 1, $X$ merupakan variabel random diskrit.

Contoh 2

Tiga koin dilontarkan satu kali. Jika variabel random $X$ menyatakan banyaknya sisi angka terjadi, maka nilai-nilai $X$ adalah \begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{ll} X(ggg)=0 \qquad X(aaa)=3\\ X(agg)=X(gag)=X(gga)=1 \\ X(aag)=X(aga)=X(gaa)=2 \end{array} \end{equation*}

Contoh 3

Dua dadu dilontarkan satu kali. Variabel random $X$ menyatakan banyaknya jumlah spot kedua sisi yang menghadap ke atas. Nilai-nilai variabel random $X$ adalah sebagai berikut.
\begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{llll} X((1,1))=2&X((1,2))=3&X((1,3))=4\\ X((1,4))=5&X((1,5))=6&X((1,6))=7\\ X((2,1))=3&X((2,2))=4&X((2,3))=5\\ X((2,4))=6&X((2,5))=7&X((2,6))=8\\ X((3,1))=3&X((3,2))=5&X((3,3))=6\\ X((3,4))=7&X((3,5))=8&X((3,6))=9\\ X((4,1))=5&X((4,2))=6&X((4,3))=7\\ X((4,4))=8&X((4,5))=9&X((4,6))=10\\ X((5,1))=6&X((5,2))=7&X((5,3))=8\\ X((5,4))=9&X((5,5))=10&X((5,6))=11\\ X((6,1))=7&X((6,2))=8&X((6,3))=9\\ X((6,4))=10&X((6,5))=11&X((6,6))=12.\\ \end{array} \end{equation*}

Fungsi Peluang

Peluang variabel random $X$ bernilai $x$ dituliskan $P(X=x)$. Nilai $P(X=x)$ dapat dicari dengan mencari peluang peristiwa yang berkaitan dengan $X=x$.

Contoh 4

Tiga koin dilontarkan satu kali dan variabel random $X$ menyatakan banyaknya sisi angka terjadi. Ruang sampelnya adalah \[ S=\{aaa,aag,aga,gaa,agg,gag,gga,ggg\}\] Misalnya akan dicari $P(X=2)$. Perhatikan bahwa $X=2$ jika dan hanya jika peristiwa $\{aag\},\{aga\}$ dan $\{gaa\}$ terjadi. Ini berarti peluang $X=2$ sama dengan peluang terjadinya peristiwa $\{aag,aga,gaa\}$, yaitu \[P(X=2)=P(\{aag,aga,gaa\})=\frac{3}{8}.\] Dengan cara serupa diperoleh peluang untuk nilai $X$ yang lain: \[ P(X=0)=P(\{ggg\})=\frac{1}{8}\] \[ P(X=1)=P(\{agg,gag,gga\})=\frac{1}{8}\] \[ P(X=3)=P(\{ggg\})=\frac{1}{8}.\]
Perhatikan bahwa nilai $P(X=x)$ tergantung pada $x$, yakni peluang variabel random $X$ bergantung pada nilai $x$, dengan kata lain $P(X=x)$ merupakan fungsi dari $x$.
Diberikan variabel random diskrit $X$. Fungsi \begin{equation} f(x) = P(X=x) \end{equation} dinamakan fungsi peluang atau distribusi peluang variabel random $X$.

Contoh 5

Carilah distribusi peluang variabel random pada percobaan dua koin dilontarkan satu kali jika setiap peristiwa elementer memiliki peluang sama.

Penyelesaian

Ruang sampel percobaan ini adalah \[ S=\{aa,ag,ga,gg\}\] yang anggota berjumlah $4$, sehingga peluang setiap peristiwa elementer adalah $\frac{1}{4}$. Variabel random $X$ menyatakan banyaknya sisi $a$ terjadi, oleh karena itu
Peristiwa$aa$$ag$$ga$$gg$
Nilai $X$ = $x_i$2110
Dengan demikian fungsi distribusi percobaan ini adalah \begin{eqnarray*} f(0)&=&P(X=0)=P(gg)=\frac{1}{4}\\ f(1)&=&P(X=1)=P(ag,ga)=\frac{1}{4}+\frac{1}{4}= \frac{1}{2} \\ f(2)&=&P(X=2)=P(aa)=\frac{1}{4}. \end{eqnarray*}

Contoh 6

Carilah distribusi peluang variabel random pada percobaan tiga koin dilontarkan satu kali jika setiap peristiwa elementer memiliki peluang sama.

Penyelesaian

Ruang sampelnya memiliki 8 anggota, oleh karena itu peluang setiap peristiwa elementer adalah $\frac{1}{8}$. Dengan demikian distribusi peluangnya adalah \begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{lll} f(0)&=P(X=0)=P(ggg)=\frac{1}{8} \\ f(1)&=P(X=1)=P(agg,gag,gga)=\frac{3}{8}\\ f(2)&=P(X=2)=P(aag,aga,gaa)=\frac{3}{8}\\ f(3)&=P(X=3)=P(aaa)=\frac{1}{8} \end{array} \end{equation*} Grafik distribusi peluangnya dapat dinyatakan dengan gambar berikut.
dist_peluang2

Contoh 7

Pada Contoh 3 distribusi peluangnya adalah
\begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{lll} f(2)&=P(X=2)=P((1,1))=\frac{1}{36} \\ f(3)&=P(X=3)=P((1,2)(2,1))=\frac{2}{36}\\ f(4)&=P(X=4)=P((1,3),(2,2),(3,1))=\frac{3}{36}\\ f(5)&=P(X=5)=P((1,4),(2,3),(3,2),(4,1))=\frac{4}{36}\\ f(6)&=P(X=6)=P((1,5),(2,4),(3,3),(4,2),(5,1))=\frac{5}{36}\\ f(7)&=P(X=7)=P((1,6),(2,5),(3,4),(4,3),(5,2),(6,1))=\frac{6}{36}\\ f(8)&=P(X=8)=P((2,6),(3,5),(4,4),(5,3),(6,2))=\frac{5}{36}\\ f(9)&=P(X=9)=P((3,6),(4,5),(5,4),(6,3))=\frac{4}{36}\\ f(10)&=P(X=10)=P((4,6),(5,5),(6,4))=\frac{3}{36}\\ f(11)&=P(X=11)=P((5,6),(6,5))=\frac{2}{36}\\ f(12)&=P(X=12)=P((6,6))=\frac{1}{36} \end{array} \end{equation*}
dist_peluang2
Diberikan ruang sampel $S$ dan $X$ variabel random diskrit pada $S$ dengan nilai-nilai $x_1, x_2, \cdots$. Karena $S$ merupakan union semua peristiwa elementer, maka \begin{equation} \label{psatu} \sum_{i=1}^{\infty} f(x_i)= \sum_{i=1}^{\infty} P(X=x_i)= P(S)=1. \end{equation} Sebagai ilustrasi persamaan (\ref{psatu}), dapat Anda periksa pada Contoh 5, \[ \sum_{i=1}^3 f(x_i)=f(0)+f(1)+f(2)=1,\] pada Contoh 7 \[ \sum_{i=1}^4 f(x_i)=f(0)+f(1)+f(2)+f(3)=1,\] dan pada Contoh 7 \[ \sum_{i=1}^{11} f(x_i)=f(0)+f(1)+f(2)+\cdots +f(11)=1.\]
Distribusi kumulatif atau fungsi distribusi, dituliskan $F(x)$, adalah peluang variabel random $X$ bernilai lebih kecil atau sama dengan $x$, yakni \begin{equation} F(x) = P(X \leq x). \end{equation}

Contoh 8

Perhatikan kembali Contoh 6. Distribusi kumulatifnya adalah \begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{lll} F(0)&=P(x \leq 0)=P(X=0)=\frac{1}{8}\\ F(1)&=P(x \leq 1)=P(X= 0)+P(X=1)=\frac{1}{2}\\ F(2)&=P(x \leq 2)=P(X=0)+P(X=1)+P(X=2)=\frac{7}{8}\\ F(3)&=P(x \leq 3)=P(X=0)+P(X=1)+P(X=2)+P(X=3)=1\\ \end{array} \end{equation*}

Contoh 9

Distribusi kumulatif pada Contoh 7 adalah \begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{lll} F(2)&=&P(x \leq 2)=P(X=2)=\frac{1}{36}\\ F(3)&=&P(x \leq 3)=P(X= 2)+P(X=3)=\frac{3}{36}\\ F(4)&=&P(x \leq 4)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)=\frac{6}{36}\\ F(5)&=&P(x \leq 5)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)=\frac{10}{36}\\ F(6)&=&P(x \leq 6)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &=&\frac{15}{36}\\ F(7)&=&P(x \leq 7)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &&+P(X=7)=\frac{21}{36}\\ F(8)&=&P(x \leq 8)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &&+P(X=7)+P(X=8)=\\ &&\frac{26}{36}\\ F(9)&=&P(x \leq 9)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &&+P(X=7)+P(X=8)+P(X=9)=\frac{30}{36}\\ F(10)&=&P(x \leq 10)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &&+P(X=7)+P(X=8)+P(X=9)+P(X=10)=\frac{33}{36}\\ F(11)&=&P(x \leq 11)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &&+P(X=7)+P(X=8)+P(X=9)+P(X=10)+P(X=11)=\frac{35}{36}\\ F(12)&=&P(x \leq 12)=P(X=2)+P(X=3)+P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &&+P(X=7)+P(X=8)+P(X=9)+P(X=10)+P(X=11)+P(X=12)\\ &&=\frac{36}{36}=1.\\ \end{array} \end{equation*}

Nilai Harapan Variabel Random Diskrit

Nilai harapan suatu variabel random menggambarkan nilai yang diharapkan akan terjadi dari suatu eksperimen random atau kecenderungan hasil yang akan terjadi.
Nilai harapan suatu variabel random diskrit dituliskan $E(X)$ atau $\mu$, didefinisikan sebagai berikut \[\mu=E(X)=x_1f(x_1)+x_2f(x_2)+\cdots=\sum_{i=1}^{\infty} x_i f(x_i).\]

Contoh 10

Dua koin dilontarkan satu kali dan peluang setiap peristiwa elementer sama. Jika variabel random $X$ menyatakan banyaknya sisi angka terjadi, carilah $E(X)$.

Penyelesaian

Telah diperoleh di dalam Contoh 5 bahwa \[ f(0)=\frac{1}{4}, \quad f(1)=\frac{1}{2}, \quad f(2)=\frac{1}{4}.\] Dengan demikian nilai harapannya adalah \begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{lll} \mu=E(X)&=0\cdot f(0)+1 \cdot f(1)+2 \cdot f(2)\\ &=0 \cdot \frac{1}{4}+1 \cdot \frac{1}{2}+2 \cdot \frac{1}{4}=1. \end{array} \end{equation*}
Diberikan variabel random diskrit $X$ dan $c$ konstanta. Berlaku
  1. $E(c)=c$.
  2. $E(cX)=cE(X)$
  3. $E(X+cX)=E(X)+cE(X)$.

Bukti

  1. Berdasarkan definisi nilai harapan dengan $x_i=c$ untuk setiap $i$, \begin{eqnarray*} E(c)&=&\sum_{i=1}^{\infty} x_i f(=x_i)\\ &=& \sum_{i=1}^{\infty} c f(x_i)\\ &=&c\sum_{i=1}^{\infty} f(x_i)\\ &=&c\cdot 1 = c. \end{eqnarray*}
  2. Jika $c$ konstan maka \begin{eqnarray*} E(cX)&=&\sum_{i=1}^{\infty} cx_i f(x_i)\\ &=&c\sum_{i=1}^{\infty} x f(x_i)\\ &=&cE(X). \end{eqnarray*}
  3. Dengan mengganti $X$ dengan $X+cX$ pada definisi $E(X)$, \begin{eqnarray*} E(X+cX)&=&\sum_{i=1}^{\infty} (x_i+cx_i) f(x_i)\\ &=& \sum_{i=1}^{\infty} x_i f(x_i) + \sum_{i=1}^{\infty} cx_i f(x_i)\\ &=&E(X)+cE(X)\\ \end{eqnarray*}

Contoh 11

Diketahui variabel random diskrit $X$ dengan distribusi sebagai berikut:
$x_i$0123
$f(x_i)$$\frac{1}{4}$$\frac{1}{2}$$\frac{1}{8}$$\frac{1}{8}$
Carilah:
  1. $E(X)$
  2. $E(3X)$
  3. $E(X+2X)$
  4. $E(X^2)$

Penyelesaian

  1. $E(X)=\sum_{i=1}^4x_i\cdot f(x_i)=0\cdot \frac{1}{4}+1\cdot \frac{1}{2}+2\cdot \frac{1}{8}+3\cdot \frac{1}{8}=\frac{9}{8}$
  2. $E(3X)=3E(X)=3\cdot \frac{9}{8} =\frac{27}{8}$
  3. $E(X+3X)=E(X)+3E(X)=\frac{9}{8}+\frac{27}{8}=\frac{9}{2}$
  4. $E(X^2)= \sum_{i=1}^4x_i^2 \cdot f(x_i)= 0^2\cdot \frac{1}{4}+1^2\cdot \frac{1}{2}+2^2\cdot \frac{1}{8}+3^2\cdot \frac{1}{8}=\frac{17}{8}$.
Diketahui variabel random $X$ memiliki nilai harapan $\mu$. Selisih $X-\mu$ merupakan deviasi $X$ terhadap nilai harapannya. Ukuran yang menggambarkan variabilitas suatu variabel random didefinisikan berikut.
Varian variabel random diskrit $X$ dituliskan $Var(X)$ atau $\sigma^2$ adalah \[\sigma^2=Var(X)=E((X-\mu)^2)=\sum (x_i-\mu)^2\cdot f(x_i),\] Kuantitas $\sigma = \sqrt{\sigma^2}$ dinamakan deviasi standar.
Berdasarkan definisi di atas, $Var(X)$ merupakan nilai harapan kuadrat deviasi $X-\mu$; dengan demikian $Var(X) \geq 0$. Semakin besar varian suatu variabel random, semakin basar variabilitasnya. Nilai varian suatu variabel random adalah $0$ jika dan hanya jika variabel random tersebut nilainya tetap.

Contoh 12

Varian pada Contoh 11 di atas adalah \begin{equation*} \renewcommand{\arraystretch}{1.5} \begin{array}{llll} \sigma^2&=(0-1)^2 \cdot f(0)+(1-1)^2 \cdot f(1)+(2-1)^2 \cdot f(2)\\ &=\frac{1}{4}+0+1\cdot \frac{1}{4}=0.5, \end{array} \end{equation*} sehingga deviasi standarnya adalah $\sigma=\sqrt{0.5}=0.7$.
Jika $X$ variabel random diskrit maka \begin{equation} Var(X)=E(X^2)-\mu^2. \end{equation}

Bukti

\begin{eqnarray*} Var(X)&=&E((X-\mu)^2)\\ &=&E(X^2-2X\mu +\mu^2)\\ &=&E(X^2)-2\mu E(X)+E(\mu^2)\\ &=&E(X^2)-2\mu^2+\mu^2\\ &=&E(X^2)-\mu^2. \end{eqnarray*}

Contoh 14

Tiga koin dilontarkan satu kali. Variabel random $X$ menyatakan benyaknya sisi angka terjadi dan dianggap setiap peristiwa elementer memiliki peluang sama. Carilah $Var(X)$.

Penyelesaian

Telah diperoleh pada Contoh 6 hasil berikut \[ f(0)=\frac{1}{8}, \quad f(1)=\frac{3}{8}, \quad f(2)=\frac{3}{8}, \quad f(3)=\frac{1}{8}.\] Dari sini dapat dihitung \[ \mu=E(X)=0\cdot \frac{1}{8}+1 \cdot \frac{3}{8}+2 \cdot \frac{3}{8}+ 3\cdot \frac{1}{8}=\frac{3}{2}\] \[ E(X^2)= 0^2\cdot \frac{1}{8}+1^2 \cdot \frac{3}{8}+2^2 \cdot \frac{3}{8}+ 3^2\cdot \frac{1}{8}=3\] Dengan menggunakan Teorem \ref{thmvar}, \[ Var(X)=E(X^2)-\mu^2= 3-\left(\frac{3}{2}\right)^2= \frac{3}{4}. \]

Distribusi Bernoulli dan Binomial

Distribusi Bernoulli merupakan distribusi yang digunakan untuk memodelkan eksperimen random yang hanya memiliki dua hasil yang mungkin. Hasil pertama dinamakan sukses, dituliskan dengan $1$, dan hasil kedua dinamakan \textbf{ gagal}, dituliskan dengan $0$. Jika peluang sukses adalah $p$ maka peluang gagal $1-p$.
Variabel random $X$ dikatakan berdistribusi Bernoulli dengan parameter $p$, dimana $0\le p\le 1$, jika distribusi peluangnya diberikan oleh \[ P(X=1)=p \quad \text{dan} \quad P(X=0)=1-p.\] Distribusi ini dituliskan dengan $Ber(p)$.
Misalkan eksperimen Bernounlli diulang secara independen sebanyak $n$ percobaan (trial). Variabel random $X$ menyatakan banyaknya sukses dari $n$ percobaan. Peluang $X=x$ diberikan oleh fungsi peluang berikut.
Variabel random diskrit $X$ dikatakan berdistribusi binomial dengan parameter $n$ dan $p$ jika distribusi peluangnya diberikan oleh \begin{equation} P(X=x)=\binom{n}{x}p^x(1-p)^{n-x}, \quad x=0,1,2,3,\cdots,n. \label{defbinom} \end{equation}
Selanjutnya dapat dibuktikan bahwa nilai harapan dan varians distribusi binomial adalah \begin{equation} \mu = np \quad \textnormal{dan} \quad \sigma^2=np(1-p) \end{equation} Di dalam fungsi peluang binomial \ref{defbinom}, notasi $\binom{n}{x}$ menyatakan kombinasi $x$ objek dari $n$ objek, yaitu \begin{equation} \binom{n}{x}=\frac{n!}{x!(n-x)!}, \end{equation} dengan $n! = 1 \cdot 2 \cdot 3 \cdots (n-1) \cdot n$ dan $0!=1$.

Contoh 15

Sekeping koin dilontarkan $5$ kali. Jika peluang terjadinya sisi angka adalah $0.3$, carilah:

Penyelesaian

Disini $n=5$ dan $p=0.3$. Misalkan $X$ menyatakan banyaknya sisi angka terjadi.

Contoh 16

Diketahui peluang rusaknya satu komponen yang diproduksi suatu perusahaan adalah $0.01$. Jika diambil secara random sampel sebanyak $5$ komponen, $(a)$ berapa peluang komponen yang rusak sebanyak satu? $(b)$ berapa peluang komponen yang rusak paling banyak satu?

Penyelesaian

Jika $X$ menyatakan banyaknya komponen yang rusak, maka $X$ merupakan variabel random binomial dengan $n=5$ dan $p=0.01$. Dengan demikian

Distribusi Hipergeometrik

Suatu kotak berisi $N$ bola merah dan $M$ bola biru. Suatu sampel berukuran $n$ diambil dalam kotak tersebut secara random tanpa pengembalian. Karena seluruhnya ada $N+M$ bola, maka ada $\binom{N+M}{n}$ sampel berukuran $n$. Banyaknya cara mengabil $i$ bola merah $\binom{N}{i}\binom{M}{n-i}$. Jika $X$ menyatakan banyaknya bola merah, maka \[ P(X=i)=\frac{\binom{N}{i}\binom{M}{n-i}}{\binom{N+M}{n}}.\]
Variabel random diskrit $X$ dikatakan berdistribusi hipergeometrik dengan parameter $N,M,n$ jika distribusi peluanganya diberikan oleh \[ P(X=i)=\frac{\binom{N}{i}\binom{M}{n-i}}{\binom{N+M}{n}}, \quad \text{dengan}\quad i=1,2,\cdots, min\{N,n\} \]
Disini simbol $min\{N,n\}$ berarti bilangan terkecil diantara $N$ dan $n$.

Contoh 17

Suatu kotak berisi $20$ chip electronik dan $15$ diantaranya dalam kondisi baik. Jika diambil $6$ chip tanpa pengembalian dari kotak tersebut, berapakah peluang terambilnya paling sedikit $4$ chip baik dari $6$ chip yang terambil?

Penyelesaian

Disini $N=15, M=5$ dan $n=6$. Peluang terambilnya paling sedikit $4$ chip baik adalah \begin{eqnarray*} P(X\ge 4)&=&P(X=4)+P(X=5)+P(X=6)\\ &=&\frac{\binom{15}{4}\binom{5}{2}}{\binom{20}{6}}+\frac{\binom{15}{5}\binom{5}{1}}{\binom{20}{6}}+\frac{\binom{15}{6}\binom{5}{0}}{\binom{20}{6}}\\ &\approx&0.8687. \end{eqnarray*}

Distribusi Poisson

Variabel random berikutnya adalah variabel random yang nilai-nilainya $0,1,2,3,$ dan seterusnya.
Variabel random $X$ dikatakan berdistribusi Poisson dengan parameter $\lambda$ jika distribusi peluangnya diberikan oleh \begin{equation} \label{poisson} P(X=i)=e^{-\lambda}\; \frac{\lambda^i}{i!}, \quad i=0,1,2,\cdots. \end{equation}
Perlu diingat kembali, di dalam (\ref{poisson}), $e=2.71828\cdots$, yaitu bilangan yang ditemukan oleh ahli matematika Swiss bernama L. Euluer, dan bilangan ini juga merupakan basis logaritma alami. Distribusi Poisson diperkenalkan oleh S.D. Poisson pada tahun 1837 yaitu ketia ia membahas penerapan probabilitas pada perkara hukum, tindakan kriminal dan yang semisal dengan itu.

Contoh 18

Misalkan banyaknya kecelakaan yang terjadi pada suatu jalan raya dalam seminggu adalah $3$ kecelakaan. Carilah peluang terjadinya kecelakaan paling sedikit satu kali pada minggu ini.

Penyelesaian

Misalkan $X$ menyatakan banyaknya kecelakaan. Karena ada sejumlah besar kendaraan yang melalui jalan raya tersebut yang tiap kendaraan peluangnya sangat kecil terlibat dalam kecelakaan tersebut, maka persoalan ini dapat didekati dengan distribusi Poisson. Oleh karena itu \begin{eqnarray*} P(X\ge 1)&=&1-P(X<1)\\ &=&1-P(X=0)\\ &=&1-e^{-3}\frac{3^0}{0!}\\ &=&1-e^{-3}\\ & \approx & 0.9502. \end{eqnarray*}

Variabel Random Bersama

Di dalam suatu penelitian, peneliti sering tertarik pada dua variabel random atau lebih. Misalnya dalam meneliti tentang penyakit jantung, mungkin peneliti tertarik pada beberapa faktor penyebab seperti kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Diketahui dua variabel random $X$ dan $Y$. Untuk menggabungkan kedua variabel dapat digunakan fungsi distribusi kumulatif.
Diketahui $X$ dan $Y$ masing-masing variabel random disktrit. Fungsi peluang bersama dari $X$ dan $Y$ didefinisikan \begin{equation} P(X=x,Y=y)=f(x,y). \end{equation}
Misalkan nilai-nilai variabel random diskrit $X$ adalah $x_1,x_2, \cdots, x_m$ dan nilai-nilai variabel random diskrit $Y$ adalah $y_1, y_2, \cdots, y_n$. Peluang $X=x$ dituliskan $f_1(x)$, yaitu $P(X=x)=f_1(x)$.
Fungsi fungsi peluang marjinal $X$ dituliskan $f_1(x)$, didefinisikan \[f_1(x)= f(x,y_1)+f(x,y_2)+ \cdots +f(x,y_n) =\sum_{i=1}^n f(x,y_i). \] Fungsi peluang peluang marjinal $Y$ dituliskan $f_2(y)$, didefinisikan \[f_2(y)=f(x_1,y)+f(x_2,y)+\cdots + f(x_m,y)=\sum_{i=1}^m f(x_i,y)\]
Variabel random $X$ dan $Y$ dikatakan independen jika berlaku \[P(X=x,Y=y)=P(X=x)\cdot P(Y=y).\]

Contoh 3

Tiga batere diambil secara random dari suatu keranjang yang terdiri dari $3$ batere baru, $4$ batere bekas tetapi masih berfungsi dan $5$ batere rusak. Jika $X$ dan $Y$ berturut-turut menyatakan banyaknya batere baru dan batere bekas yang masih berfungsi, maka fungsi peluang bersamanya dapat ditulis \[f(x,y)=P(X=x,Y=y)\] Misalnya $f(1,0)=P(X=1,Y=0)$ berarti peluang terambilnya $1$ batere baru dan $0$ batere bekas, sama dengan peluang terambilnya $1$ batere baru dan $2$ batere rusak. Carilah fungsi peluang bersamanya.

Penyelesaian

Banyaknya seluruh cara mengambil $3$ batere dari $12$ batere ada $\binom{12}{3}$ cara. Untuk menghitung peluang bersama berikut contoh penjelelasan untuk $P(X=0,Y=0)$. Untuk $X=0,Y=0$ berarti terambilnya $0$ batere baru dan $0$ batere bekas yang masih berfungsi; karena yang terambil $3$ batere berarti ketiga batere yang terambil adalah batere rusak. Dengan demikian ada $\binom{5}{3}$ cara mengambil $3$ batere rusak dan $5$ batere rusak. Selanjutnya peluang bersamanya dapat dihitung sebagai berikut: \begin{eqnarray*} f(0,0)& =P(X=0,Y=0)=\displaystyle \frac{\binom{5}{3}}{\binom{12}{3}}=10/220\\ f(0,1)&=P(X=0,Y=1)=\displaystyle \frac{\binom{4}{1}\binom{5}{2}}{\binom{12}{3}}=40/220\\ \end{eqnarray*} \begin{eqnarray*} f(0,2)&= P(X=0,Y=2)=\displaystyle \frac{\binom{4}{2}\binom{5}{1}}{\binom{12}{3}}=30/220\\ f(0,3)&= P(X=0,Y=3)=\displaystyle \frac{\binom{4}{3}}{\binom{12}{3}}=4/220\\ f(1,0)&= P(X=1,Y=0)=\displaystyle \frac{\binom{3}{1}\binom{5}{2}}{\binom{12}{3}}=30/220\\ f(1,1)&= P(X=1,Y=1)=\displaystyle \frac{\binom{3}{1}\binom{4}{1}}{\binom{12}{3}}=60/220\\ f(1,2)&= P(X=1,Y=2)= \displaystyle \frac{\binom{3}{1}\binom{4}{2}}{\binom{12}{3}}=18/220\\ f(2,0)&= P(X=2,Y=0)= \displaystyle \frac{\binom{3}{2}\binom{5}{1}}{\binom{12}{3}}=15/220\\ f(2,1)&=P(X=2,Y=1)= \displaystyle \frac{\binom{3}{2}\binom{4}{1}}{\binom{12}{3}}=12/220\\ f(3,0)&=P(X=3,Y=0)= \displaystyle \frac{\binom{3}{3}}{\binom{12}{3}}=1/220\\ \end{eqnarray*} Peluang marjinal $X$ adalah \begin{eqnarray*} f_1(0)&=&f(0,0)+f(0,1)+f(0,2)+f(0,3)\\ f_1(1)&=&f(1,0)+f(1,1)+f(1,2)\\ f_1(2)&=&f(2,0)+f(2,1)\\ f_1(3)&=&f(3,0)\\ \end{eqnarray*}
Diketahui variabel random $X$ dan $Y$. Fungsi distribusi kumulatif bersama $F(x,y)$ adalah \begin{equation} F(x,y)=P(X \leq x, Y \leq y). \end{equation}
Berdasarkan definisi di atas, fungsi distribusi kumulatif bersama adalah peluang terjadinya $X \leq x$ dan $Y \leq y$ secara bersama-sama.
Dua variabel random kontinyu $X$ dan $Y$ dikatakan independent jika peluang terjadinya $X$ tidak dipengaruhi apakah variabel random $Y$ terjadi atau tidak. Jika $f(x,y)$ fungsi densitas variabel random kontinyu $X$ dan $Y$ dan kedua variabel random independen, maka berlaku \[ f(x,y)=f_1(x)\cdot f_2(y), \] dimana $f_1(x)$ dan $f_2(y)$ berturut-turut fungsi peluang marjinal $X$ dan $Y$.