Riset Empiris
- Rekayasa software bukan hanya sekedar solusi teknis.
- Rekayasa software juga terkait dengan isu organisasi, manajemen proyek dan perilaku manusia.
- Didalam disipilin ilmu seperti rekayasa software, metode empiris adalah sangat penting, karena metode ini memungkinkan untuk menggabungkan perilaku manusia kedalam pendekatan riset yang dilaksanakan.
- Metode empiris merupakan praktek umum dalam banyak disiplin ilmu.
- Dalam kuliah ini akan disampaikan metode riset empiris dalam riset rekayasa software.
- Motivasi utamanya adalah bahwa metode ini diperlukan dari perspektif engineering sehingga memungkinkan penginformasian dan pengambilan kesimpulan dengan landasan yang baik.
Pengertian dasar
- Riset empiris merupakan metodologi riset yang menggunakan fakta pembuktian untuk menghasilkan outcome.
- Riset ini berdasarkan pada bukti yang diperoleh melalui observasi atau metode pengumpulan data ilmiah.
- Riset empiris dapat dilaksanakan menggunakan metode observasi kualitatif atau kuantitatif, tergantung pada data sampel.
- Berbeda dengan riset teoritis, riset empiris melibatkan investigasi ilmiah untuk mengukur variabel-variabel riset.
Metode riset empiris
Riset empirik dalam dilakukan dengan metode:
- Survey / Kuesioner
- Eksperimen
- Studi kasus
- Observasi
Survey
- Survey adalah suatu metode mengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun sejumlah besar data dari suatu responden yang terkait dengan subjek riset.
- Metode penumpulan data ini sering menggunakan pengumpulan data kuantitatif.
- Survey memuat sejumlah pertanyaan yang dapat bervariasi dari pertanyaan tertutup hingga pertanyaan terbuka bersama-sama pertanyaan lain seputar subjek riset.
- Survey bisa dilakukan secara fisik atau online.
- Survey sering digunakan untuk mengelompokan opini dan riset pemasaran.
- Survey dapat berupa studi.
Karakteristik Survey
- Survey sampel dilaksanakan bukan untuk memahami sampel khusus,
tetapi untuk memahami populasi.
- Sebagai contoh, dengan meninterview 25 developer tentang proses baru, opini dari populasi besar sebanyak 100 developer didalam organisasi dapat diprediksi.
- Survey memiliki kemampuan untuk menyediakan sejumlah besar variabel untuk evaluasi,
- tetapi survey juga berguna untuk tujuan mencapai jumlah besar pemahaman dari jumlah yang sedikit variabel.
- Di dalam survey, tidak penting untuk menebak variabel mana yang paling relevan dalam rancangan studi.
- Format survey dapat merupakan banyak variabel
- Dengan demikian memungkinkan untuk mengkonstruksi berbagai model penjelas dan kemudian memilih satu yang terbaik yang cocok dengan tujuan dan investigasi.
Tujuan Survey
Tujuan umum survey:
- Deskriptive
- Eksplanatori
- Eksploratif
Survey Deskriptif
- Dapat dilaksanakan untuk memungkinkan kesimpulan tentang suatu populasi.
- Ini dapat dengan penentuan distribusi karakteristik atau atribut tertentu.
- Penekakan survey deskriptiv buka tentang "mengapa terjadi", tetapi tentang "apakah itu".
Survey Explanatory
- Tujuan survey eksplanatory adalah membuat penjelasan klaim tentang populasi.
- Contoh, pada studi tentang bagaimana developer menggunakan teknik tertentu, barangkali ingin dijelaskan mengapa beberapa developer lebih menyukai suatu teknik dibanding teknik lainnya.
- Dengan memahami hubungan antara teknik berbeda dan beberapa variabel penjelas, dapat juga mencoba untuk menjelaskan mengapa developer memilih satu dari teknik-teknik yang ada.
Survey Eksplorasi
- Survey eksplorasi digunakan sebagai studi pendahuluan ke investigasi yang lebih menyeluruh untuk memastikan bahwa isu-isu penting tidak terduga.
- Membuat stuktur kuesioner bebas dan membiarkan sampel dari jawaban populasi dapat melakukan.
- Informasi dikumpulkan dan dianalisis, dan hasilnya digunakan untuk memperbaiki investigasi penuh.
- Dengan kata lain, survey eksplorasi tidak menjawab pertanyaan riset, tetapi menyediakan kemungkinan baru yang dapat dianalisis dan akan ditindaklanjuti lebih mendalam atau survey menyeluruh.
Pengumpulan Data Survey Eksplorasi
- Cara umum untuk pengumpulan data dalam survey adalah kuesioner dan interview
- kuesioner bisa dipersiapakan dalam bentuk tertulis maupun elektronik (e-mail, halaman www).
- Metode dasar pengumpulan data melalui kuesioner adalah dikirimkan kuesioner bersama dengan instruksi cara pengisiannya, kemudian
responden menjawab kuesioner dan mengembalikan (mengirim) kembali ke peneliti.
Inverview dilakukan untuk menangani pertanyaan-pertanyaan (melalui telepon atau face-to-face). Kelebihan inverview:
- Survey interview mencapai rata-rata repson tinggi.
- Penginterview umumnya mengurangi jumlah "tidak tahu" dan "tidak menjawab", sebab ia dapat menjawab seputar kuesioner
- Memungkinkan untuk interview untuk mengobservasi dan menanyakan pertanyaan.
Kelemahan interview adalah biaya dan waktu lebih besar, yang tergantung pada ukuran sampel dan intensitas investigasi.