Pengertian Riset
Ketika seorang mahasiswa akan memulai penelitian formalnya (misalnya skripsi, tesis atau disertasi), dalam benaknya mungkin diliputi berbagai pertanyaan tentang bagaimana cara melakukan penelitian.\\- Riset (penelitian) biasa diartikan dengan pencarian ilmu pengetahuan.
- Riset juga bisa diartikan dengan pencarian ilmiah dan sistimatik untuk informasi yang relevan pada topik tertentu.
- Fakta sebenarnya: riset adalah seni dalam melakukan investigasi ilmiah.
Tujuan penelitian
Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh jawaban terhadap pertanyaan seputar penerapan permasalahan ilmiah. Setiap penelitian memiliki tujuan khusus. Tujuan-tujuan penelitian dapat dikelompokan dalam tujuan:- untuk memperoleh kebiasaan suatu fenomena atau untuk mencapai mengetahuan mengenai fenomena tersebut.
- untuk menggambarkan secara akurat karakteristik, situasi suatu induvidu atau kelompok.
- untuk mengetahui seringnya suatu terjadi atau hubungan dengan faktor-faktor lainnya.
- untuk menguji hipotesis tentang hubungan sebab akibat antar variabel.
Motivati dalam penelitian
Seseorang melakukan penelitian karena adanya dorongan atau motivasi yang mendasari, diantaranya:- Keinginan untuk mencapai suatu prestasi penelitian beserta keuntungannya
- Keinginan untuk menghadapi tantangan didalam penyelesaian masalah yang belum terpecahkan.
- Keinginan untuk kesenangan intektual dari pekerjaan kreatif
- Keinginan untuk menjadi pelayan masyarakat
- Keinginan untuk memperoleh kehormatan.
Jenis-jenis penelitian
- Penelitian
deskriptif vs analitis Penelitian deskriptif bertujuan untuk mendeskripsikan peristiwa. Didalam penelitian deskriptif di bidang sosial dan bisnis sering digukakan metode riset {\it ex post facto . Didalam metode {\it ex post facto, peneliti tidak bisa mengendalikan variabel, peneliti hanya bisa memberikan laporan apa yang terjadi. Sedangkan didalam penelitian analitis peneliti menggunakan fakta atau informasi yang tersedia. - Penelitian
terapan vs fundamental Penelitian terapan bertujuan untuk mecari penyelesaian dari masalah-masalah terkini yang dihadapi masyarakat atau industri/organisasi. Penelitian fundamental menitikberatkan pada generalisasi dan formulasi teori. - Penelitian
kuantitatif vs kualitatif Penelitian kuantitatif didasarkan pada pengukuran kuantitas atau jumlah. Penelitian ini dapat diterapkan pada fenomena yang dapat dinyatakan dalam bentuk kuantitas. Penelitian kualitatif menekankan pada fenomena kualitatif, yaitu fenomena yang terkait dengan kualitas atau jenis. Misalnya penelitian yang terkait dengan selera konsumen terhadap suatu produk.
- Penelitian
konseptual vs empiris Penelitian konseptual menekankan pada ide-ide abstrak atau teori. Umumnya digunakan oleh filosopy atau pemikir untuk mengembangkan konsep baru atau untuk menginterpretasi konsep yang telah ada. Penelitian empiris bertopang pada pengalaman atau observasi. Penelitian empiris merupakan penelitian berbasis data.
- Jenis-jenis penelitian lainnya tergantung pada tujuan penelitian, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan penelitian, lingkungan dimana penelitian dilaksankaan atau pada basis faktor-faktor khusus.
- one-time research (dilaksanakan didalam satu periode singkat) atau longitudinal research (dilaksanakan pada beberapa periode waktu).
- Penelitian lapang atau penelitian laboratorium atau penelitian simulasi.
- Penelitian klinis atau diagnostik
- Penelitian eksplorasi (bertujuan pengembangan hipotesis) atau penelitian formulasi (untuk menguji hipotesis khusus).
- Penelitian historis, yaitu penelitian yang menggunakan sumber-sumber sejarah seperti dokumen, peningggalan-peninggalan, dsb.
- Penelitian beroientasi kesimpulan, peneliti bebas memilih permasalahan, merancang dan penyelidikan. Penelitian berorientasi keputusan dilakukan oleh pengambil keputusan.
Pendekatan penelitian
Penelitian dapat dilakukan dengan dua pendekatan:-
Pendekatan kuantitatif , meliputi pengumpulan data dalam bentuk kuantitatif yang membawa pada analisis kuantitatif. Pendekatan kuantitatif dapat diklasifikasikan menjadi inferensial eksperimen dan pendekanan simultan. Pendekatan inferensial bertujuan untuk membentuk database yang mana kesimpulan tentang karakteristik atau hubungan dalam populasi diambil. Pendekatan eksperimen dicirikan oleh besarnya pengaruh lingkungan penelitian. -
Pendekatan kualitatif , meliputi penelitian yang menekankan pada penilaian subjektif dari perilaku, pendapat dan sifat.
Manfaat penelitian
- Menanamkan keilmuwan dan berfikir induktif
- Merangsang perkembangan kebiasaan berfikir logis.
- Solusi berbagai persoalan penting didalam permasalahan operasional dan perencanaan bisnis, organisasi dan industri.
- Studi hubungan sosial dan memecahkan berbagai persoalan sosial.
- Mencapai tingkat pendidikan tertentu (skripsi, tesisi, disertasi)
- Meningkatkan tingkat penghasilan peneliti
- Menghasilkan ide-ide baru bagi filosofi dan pemikir
Metode Penelitian dan Metodologi Penelitian
- metode yang mencakup tentang pengumpulan data.
- metode statistika yang digunakan untuk menyatakan hubungan antara data dan faktor lain yang tidak diketahui
- metode yang digunakan untuk mengevaluasi keakuratan hasil yang diperoleh.